Walikota Tegal Keluarkan Surat Instruksi PPKM Darurat Semua Warga Wajib Patuhi Prokes

Walikota Tegal Keluarkan Surat Instruksi PPKM Darurat Semua Warga Wajib Patuhi Prokes
Sekretaris Daerah Kota Tegal, DR. Drs. Johardi MM menyampaikan salinan Surat Instruksi Walikota Tegal Nomor 443/018 tertanggal 2 Juli 2021 Tentang PPKM Darurat Covid-19 di Kota Tegal pada Jurnalis Indonesia Satu, (Sabtu, 3/7/2021).

TEGAL - Penerapan Kebijakan PPKM Darurat merupakan penerapan pembatasan yang lebih ketat daripada pembatasan sebelumnya. Kota Tegal termasuk salah satu kota dari 48 kota/kabupaten diseluruh Jawa-Bali yang yang memiliki nilai asesmen situasi pandemi pada level 4 sehingga akan menerapkan kebijakan PPKM Darurat yang dimulai dari tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tersebut, dikeluarkan oleh Walikota Tegal, H Dedy Yon Supriyono yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tegal.

Sekretaris Daerah Kota Tegal, DR. Drs. Johardi, MM menyampaikan salinan Surat Instruksi Walikota Tegal Nomor 443/018 tertanggal 2 Juli 2021 tentang PPKM Darurat pada jateng.indonesiasatu.co.id agar dapat dipahami masyarakat secara luas, (Sabtu, 3/7/2021).

Instruksi Walikota Tegal tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Viruse Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan level situasi pandemi berdasarkan asesmen.

Johardi juga mengharapkan semua pihak memperhatikan instruksi tersebut terutama pada masyarakat Kota Tegal untuk secara ketat mendisiplinkan diri terhadap protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Instruksi ini agar dijalankan semua lapisan masyarakat melalui Kepala instansi vertikal, kepala perangkat daerah, Camat dan Lurah, kepala BUMN / BUMD / Perbankan serta Pelaku usaha se-wilayah Kota Tegal, " Ujar Johardi.

Karena PPKM Darurat Covid-19 di Kota Tegal masuk dalam kriteria level 4 maka perlu dilakukan pembatasan kegiatan ditengah masyarakat Kota Tegal.

Pertama, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar baik Sekolah, Perguruan Tinggi, akademi, tempat pendidikan / pelatihan dilakukan secara daring atau online. Sedangkan pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100% Work From Home (WFH).

Pada sektor esensial, seperti keuangan dan perbankan, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor diberlakukan 50% maksimal staf Work From Office (WFO) dengan prokes ketat. Pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik dan tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% maksimal staf Work From Office dengan prokes secara ketat.

Sedangkan  pada sektor kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan dan minuman serta penunjangnya, Petrokimia, Semen, Objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, Utilitas dasar (listrik dan Air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100% (seratus persen) maksimal staf Work From  Office dengan protokol kesehatan secara ketat.

Pada Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 Wib dengan kapasitas pengunjung 50%. Sedangkan untuk Apotik dan Toko Obat dapat buka selama 24 jam.

Pada pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah yang menimbulkan kerumunan  ditunda sementara. Sedangkan kegiatan Warung atau Rumah makan, Kafe, Pedagang Kaki Lima, Lapak Jajanan dan Angkringan baik yang lokasi sendiri maupun pada pusat perbelanjaan / mall hanya boleh menerima delivery / take away dan tidak boleh dine in ( makan ditempat ) serta jam operasional dibatasi hingga pukul 20.00 Wib.

Pusat perbelanjaan / Mall / Pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar Swalayan dapat diperbolehkan hanya delivery / take away dan tidak boleh dine in serta jam operasional hanya sampai pukul 20.00 Wib.

Untuk dunia hiburan, Karaoke, Lounge, Spa, Game Online, Warnet, dan Arena bermain / Arena Ketangkasan ditutup untuk sementara. Operasional pasar tiban dibatasi waktunya dari jam 05.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib dengan pengetatan protokol kesehatan.

Pada pekerjaan Konstruksi, tempat dan lokasi konstruksi beroperasi 100% dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat. Sedangkan tempat-tempat yang ditutup sementara antara lain tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, Klenteng dan tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), Fasilitas Umum (Area Publik, Taman Umum, Tempat Wisata Umum dan area publik lainnya, juga kegiatan seni, budaya, sarana olah raga dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan.

Transportasi Umum seperti kendaraan umum,  Angkutan massal, Taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa / rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bagi masyarakat yang menyelenggarakan resepsi pernikahan, dihadiri maksimal 30 (tiga puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat serta tidak ada prasmanan, penyediaan makanan hanya boleh ditempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

Selain itu pada pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, Sepeda motor, Transportasi umum jarak jauh (Bus dan Kereta Api) harus menunjukan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama, menunjukan hasil Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, Sepeda motor, Bus dan Kereta Api. Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Jawa dan Bali serta tidak berlaku transportasi  dalam wilayah aglomerasi. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Instruksi tersebut menekankan pada masyarakat untuk tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan diluar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker. Dalam instruksi tersebut juga menyebutkan masih diberlakukannya pelaksanaan Peningkatan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Covid-19 berbasis mikro di Rt/Rw  Zona Merah.

Pada diktum kedua instruksi tersebut menyatakan melarang setiap bentuk aktifitas / kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. Pada diktum-diktum berikutnya, salah satunya yang mengatur terhadap para pelanggar aturan terutama pada diktum ke-7 (ketujuh) bahwa untuk pelaku usaha, restoran, pusat perbelanjaan, transportasi umum yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana diatur dalam instruksi ini dikenakan sanksi administrasi sampai dengan penutupan usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setiap orang dapat dikenakan sanksi bagi yang melakukan pelanggaran dalam rangka pengendalian wabah penyakit menular berdasarkan, UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular, UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, Perda Kota Tegal Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 di Kota Tegal, Perwal Kota Tegal Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Pelanggaran Perda Kota Tegal Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease tahun 2019 di Kota Tegal. (Anis Yahya)

Dedy Yon Supriyono Jateng Tegal Johardi
Anis Yahya

Anis Yahya

Next Article

Kapolres Tegal Kota Himbau Warga Patuhi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 275

Postingan Tahun ini: 870

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 209

Postingan Tahun ini: 2127

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 204

Postingan Tahun ini: 2098

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 151

Postingan Tahun ini: 375

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

90 Siswa SMP Negeri 4 Mrebet Dikarantina di Sekolahnya
Walikota Magelang: Fasilitas Olahraga yang Berkualitas Harus Diimbangi Pretasi yang Hebat
Vaksinasi Massal di Polsek Sawangan Suntik 328 Orang
Ganjar Pranowo: Produk UKM Jateng Berpeluang Masuk Jepang
Bimtek Varietas dan Budidaya Demi Bangkitkan Komoditas Vanili